Advertising

Popular Posts

Recent Comments



CATATAN KECIL SEORANG AGEN ASURANSI

{ Written on December 14, 2008 at 2:54 pm, by valasindonesia }

Hari ini, aku melihat sebuah drama kehidupan. Tentang kematian, tentang perpisahan. Seorang pria terbujur kaku, didampingi tangisan istri dan anaknya yang masih kecil. Usia 6 bulan.

Ah, selalu saja ada ruang hampa melihat perpisahan…

Tapi yang membuatku lebih hampa lagi, adalah saat seminggu yang lalu aku datang ke keluarga ini. Waktu itu, aku datang dengan membawa proposal asuransi. Dan tanggapan sang suami sangat di luar dugaan. Ia, yang hari ini kulihat sudah tak bernyawa, malah mengejekku,”Apa kamu pemilik nyawa?” Aku sempat bingung ke mana arah pertanyaannya.

“Maksud Bapak? Mana mungkin saya pemilik nyawa? Wong nyawa saya sendiri saja masih minjem!”

“Lho, kok kamu berani-beraninya menawarkan sebuah harga untuk nyawa saya?”

Masya Allah. Kenapa Bapak ini berfikir sejauh itu?

“Pak, saya tidak bermaksud memperjual-belikan nyawa. Jelas nyawa bukan milik kita. Yang saya coba tawarkan di sini adalah sebuah jaminan, dimana andaikata terjadi suatu musibah dengan Bapak, ada santunan kematian sejumlah sekian ratus juta rupiah agar keluarga Bapak tidak mengalami kesulitan keuangan pasca ‘pergi’nya Bapak. Tidak ada yang bisa menduga, kapan kita akan dipanggilNya. Apa salahnya kita beri sedikit bekal untuk keluarga, agar hidup mereka tidak terkatung-katung?”.

“Ah, bisa saja kamu berdalih!”

Aku berusaha tenang. Melihat caranya merendahkanku, aku hanya bisa istighfar.

“Bapak, apa Bapak tahu, orang seperti apa yang mau menjadi nasabah asuransi?”

“Coba kamu yang ngomong!”

Hanya ada 2 jenis orang. Satu, orang yang beriman, karena dia tahu, suatu saat, dia pasti mati. Dan yang kedua, orang yang sayang keluarga.”

Tiba-tiba kulihat ia salah tingkah,”Ah, bukan begitu caranya sayang keluarga. Yaa….kita serahkan saja semuanya pada Tuhan. Tuhan menjaga keluarga saya”

“Kalau begitu, Bapak nggak usah kunci pintu rumah saat akan pergi meninggalkan rumah”

“Memang kenapa?”

“Kan dijaga Tuhan!”

Wajahnya tambah memerah

Lalu aku permisi pulang. Kubiarkan ia berfikir.

Tapi ternyata aku salah. Bapak itu tidak diberi waktu banyak untuk berfikir. Tuhan lebih dulu memanggilNya. Kecelakaan tragis merenggutnya dari keluarga tercinta. Maka hari ini, sang istri mendekatiku saat aku datang melayat,”Maafkan suami saya, Mbak! Ah, andaikata kemarin ia mau menandatangani aplikasi yang Mbak ajukan…”

Aku peluk ia,”Sudahlah, Bu. Mungkin saya belum diberi kesempatan Tuhan untuk menolong…”

Aku benar-benar merasa hampa. Kehampaan yang tidak bisa terbayar dengan komisi yang tidak seberapa, andai bapak tadi mengambil polis dariku.

Recent Entries »

Tua Kaya Raya atau Sengsara, Mana Pilihan Anda?

{December 14, 2008 at 1:44 pm}

Beberapa waktu yang lalu, saya dikagetkan dengan tulisan di suatu tabloid, mengenai Sang Superstar Michael Jackson yang dikabarkan bangkrut dan meninggalkan banyak utang di usianya yang menjelang 50 tahun. Bahkan ranch kebanggan sang Superstar, Neverland yang berisi beraneka ragam hewan eksotis, dikabarkan akan segera dilego. Biaya hidup sang bintang dan ...

TIPS MENABUNG UNTUK PERLINDUNGAN KELUARGA

{December 12, 2008 at 12:19 pm}

Pilih-pilih Asuransi Kesehatan dan perlindungan menyeluruh Tiba-tiba saja si kecil terserang demam berdarah. Jutaan rupiah harus disediakan untuk biaya rumah sakit untuk perawatan dan pengobatannya. Beruntunglah Anda yang memiliki asuransi kesehatan. Hidup memang penuh risiko alias serba tidak pasti. Nah, asuransi memang suatu cara untuk menangani atau mengantisipasi risiko-risiko di dalam hidup, ...

Selamat Idul Adha

{December 8, 2008 at 1:19 am}

Sahabat detik valas yang Super, Izinkan saya mengucapkan Selamat Idul Adha 1429 H bagi sahabat semua yang merayakannya. Semoga dengan berqurban dapat meningkatkan keikhlasan beribadah kita pada Beliau Sang Maha Mulia serta meningkatkan ketaqwaan kita pada Beliau Sang Empunya Hidup. Amiiin.


Ayo Berinvestasi di Prudential

{December 1, 2008 at 1:37 am}

Konsep Asuransi jiwa tidaklah sulit untuk dijelaskan secara menyeluruh. Meskipun tanpa disadari, tidak seorangpun mau berpikir tentang kematian, tetapi realitanya Asuransi Jiwa sangat Anda Perlukan sebab Setiap Orang yang Anda cintai akan membutuhkan dukungan dan bantuan setelah Anda tiada; terutama dalam dukungan dana untuk tetap meraih cita-cita/ impian. Saya/Anda membutuhkan Asuransi ...

Krisis Financial, akankah selalu terjadi & Kemana Menghilangnya Likwiditas (Uang Kertas)

{November 11, 2008 at 1:19 am}

Ini adalah pertanyaan awam yang muncul hampir di seluruh dunia sekarang menyangkut banyaknya bank-bank dan lembaga keuangan besar yang berjatuhan. Bank-bank dan lembaga keuangan tersebut berjatuhan rata-rata adalah karena kesulitan likwiditas. Mengapa kesulitan likwiditas ini berlaku serentak ? bukankah namanya likwiditas seharusnya menyerupi sifat air (liquid = cairan ) yaitu kalau ...

Mengapa Anak Laki-Laki harus pakai celana ?

{November 6, 2008 at 4:24 pm}

inilah akibatnya - - - Sumber : www.yauhui.net


Ikut Asuransi, seberapa perlukah…?

{November 4, 2008 at 7:10 am}

Bagus bila anda bertanya demikian! mengapa kita memerlukan ASURANSI didalam perencanaan keuangan kita ? Inilah jawaban atas pertanyaan diatas.... *100% Fakta bahwa masih banyak orang di Indonesia yang belum merencanakan masa depan / masa pensiunnya dengan baik dan tepat, mereka hanya memikirkan keadaan dan kondisi sekarang saja. *100% Fakta bahwa semua orang yang ...

Signal Gratis

{October 20, 2008 at 2:38 pm}

Dapatkan Informasi Signal Gratis, analisa fundamental dan analisa technicalnya Signal dari www.mataf.net : EUR-USD-- GBP-USD-- USD-JPY-- USD-CHF-- USD-CAD-- EUR-GBP Signal dari fxstreet.com : Link signal ke beberapa situs Analisa dari forex-strategy.com : FX Strategy Analisa dari Actionforex.com : Action forex Analisa harian dari fxtoday.co.uk : USD-- GBP-- YEN Analisa dari Saxobank : Saxobank Analisa dari forexcentral: forexcentral

Renungkanlah

{October 7, 2008 at 1:59 pm}

Jika anda rasa anda tidak bahagia.. Lihatlah mereka.. Jika anda fikir kerja anda susah.. Bagaimana dengan dia..? Jika anda fikir gaji anda rendah.. Bagaimana dengan dia..? Jika anda fikir anda kurang kawan.. Lihatlah dengan siapa dia berkawan.. Jika anda fikir belajar itu satu beban, apa pandangan terhadap anak ini..? Di saat anda berputus asa.. Lihatlah ...